Bagaimana Lingkungan Mempengaruhi Kecantikan Kulitmu

Kulit adalah bagian terluar tubuh yang berhadapan langsung dengan berbagai faktor lingkungan, meliputi sinar matahari, cuaca panas dan dingin, polutan di udara dan air, bahkan bakteri dari benda-benda yang disentuh. Berbagai faktor yang ada di lingkungan dapat menyebabkan kulit kering dan rusak. Untuk menangkalnya, kamu harus tahu cara merawat kulit yang tepat dan rajin melakukannya serta tak lupa lengkapi dengan mengonsumsi makanan sehat.

Karena berbagai faktor tersebut tentu saja dapat memengaruhi kesehatan kulit, mulai dari iritasi, kulit kering, kasar dan kusam, jerawat, sampai munculnya tanda-tanda penuaan dini.

Kenali efek dari setiap faktor lingkungan dan cari tahu cara melawannya agar kecantikan kulitmu dapat senantiasa terjaga! Ini dia efek buruk beberapa faktor lingkungan terhadap kulit dan cara mengantisipasinya yang perlu kamu ketahui.

Sinar matahari memiliki potensi paling besar merusak tampilan kulit dibandingkan faktor lainnya. Sinar ultraviolet dari matahari dapat menyebabkan kulit terbakar, muncul kerutan dan bintik-bintik hitam, serta mengurangi elastisitas kulit.Untuk melindungi kulit kamu dari sengatan matahari, lindungilah kulit kamu dengan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung SPF 20. Gunakan Citra Advanced White Hand and Body Lotion dengan minyak almond dan alpukat serta perpaduan SPF 20 dan PA++.

Manfaat alami minyak almond dan alpukat yang kaya vitamin mampu membuat kulitmu tampak cerah, halus, dan lembut. Selain itu, SPF 20 dan PA++ merupakan perpaduan yang memberikan perlindungan ganda dari sinar UV A dan UV B penyebab kulit gelap. Aplikasikan Citra Advanced White Hand and Body Lotion secara rutin setiap hari pada pagi dan sore hari setelah mandi atau saat kulitmu terasa kering.

Cuaca Panas dan Dingin Cuaca panas dan dingin dapat membuat kondisi kulit berubah drastis. Cuaca yang panas dan kering misalnya, dapat mencuri kelembapan kulit sehingga membuatnya kasar dan bersisik.Sedangkan, cuaca yang terlalu dingin akan membuat kulit kehilangan kelenturan dan kelembutannya. Solusinya, minum cukup air putih untuk menjaga kelembapan kulit dari dalam serta aplikasikan lotion kulit dan moisturizer wajah agar kulit tubuh dan wajah kamu tetap terawat.

Polusi dapat berupa asap rokok dan kendaraan, debu, serta gas-gas alergen. Polutan-polutan tersebut dapat menyumbat pori-pori wajah sehingga bakteri dan minyak terperangkap yang akhirnya menimbulkan jerawat. Polutan yang terperangkap pada kulit juga menyebabkan proses perbaikan kulit menjadi terhambat sehingga kulit menjadi kusam dan tampak lebih tua. Untuk mengatasinya, rajinlah membersihkan wajah dengan cleanser yang aman serta mandi menggunakan sabun atau pun body scrub yang efektif mengangkat kotoran pada kulit.

Cara merawat kulit dan mengantisipasi efek buruk dari faktor-faktor lingkungan yang sudah kamu lakukan juga bisa kamu perkuat dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, C, dan E. Vitamin-vitamin tersebut akan bekerja sebagai antioksidan yang melindungi kulit, membantu kulit memperbaiki diri dari kerusakan, serta menjaga kelembapan alami kulit. Bahkan, kandungan vitamin dari makanan sehat juga mendukung pembentukan kolagen dalam tubuh yang memperlambat proses penuaan kulit.

Lengkapi juga perlindungan kulitmu dengan busana yang mendukung, seperti pakaian tertutup apabila akan terpapar langsung terik matahari atau bisa mengenakan payung, penutup hidung dan mulut saat menggunakan kendaraan bermotor, dan hindari smoking room.

Jangan biarkan lingkungan sekitar merampas keindahan kulitmu, jaga dengan baik dengan perawatan yang tepat dan gaya hidup yang sehat ya, cantik.